1. Jauhilah bersifat dusta, sebab dusta itu mudah dilakukan, bagaikan memakan daging. Padahal sedikti saja berdusta itu telah memberikan akibat yang berbahaya.
2. Bila engkau memiliki dua pilihan takziyah orang mati atau menghadiri perkawinan pilihlah untuk menziarahi orang mati. Sebab hal itu akan mengingatkanmu kepada kampung akhirat. Sedangkan menghadiri pesta perkawinan hanya akan mengingatkanmu kepada kesenangan duniawi saja.
3. Janganlah makan sampai kenyang secara berlebihan. Karena sesungguhnya makan terlalu kenyang itu alangkah lebih baik jika diberikan kepada binatang sekalipun.
4. Makanlah makananmu bersama-sama dengan orang takwa dan musyawarahlah urusanmu dengan para alim ulama dengan cara meminta nasihat dari mereka.
5. Bukanlah satu kebaikan namanya jika engkau selalu mencari ilmu, tetapi engkau tidak pernah mengamalkannya. Hal itu tidak ubahnya bagaikan orang yang mencari kayu bakar maka setelah banyak ia tak mampu untuk memikulnya, padahal ia masih terus ingin menambahnya.
6. Bila engkau ingin mencari kawan sejati maka ujilah dulu dengan berpura pura membuat dia marah. Bilamana dalam kemarahan itu dia masih berusaha menginsafkan kamu maka bolehlah engkau mengambil dia sebagai kawan. Bila tidak demikian, maka berhati-hatilah.
7. Selalulah baik tutur kata dan halus budi bahasamu serta manis wajahmu, dengan demikian engkau akan disukai orang melebihi sukanya seseorang terhadap orang lain yang pernah memberikan barang berharga.
8. Bila engkau berteman tempatkanlah dirimu padanya sebagai orang yang tidak mengharapakaan sesuatu daripadanya. Namun, biarkanlah dia yang mengharapkan sesuatu darimu.
9. Jadikanlah dirimu pada setiap tingkah laku sebagai orang yang tidak ingin menerima pujian atau mengharapkan sanjungan dari orang lain karena itu adalah sifat riya yang akan mendatangkan cela pada dirimu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar