Buah
pena : KSS MQDqs
Coba kita
fikirkan bagaimana ketawadhuan sebutir debu yang beterbangan di tengah jalan
(yang tak satupun manusia peduli dan mau mengenal keberadaannya). Sebutir debu
tersebut mau berdialog kepada Alloh menampilkan sifat kehambaannya yang patut
kita teladhani.
Ya
Alloh meski tak satupun dari makhlukMu mau mengenali “siapa aku" namun aku
menerima dengan ikhlas apa yang menjadi kehendak dan keputusanMu saat Engkau
(sebelum aku Engkau adakan dari alam nyata) menghendaki dan memunculkanku ke
dalam bentuk “ sebutir debu” yang hanya
“Engkau sendiri” yang mengenali keberadaanku (di alam sepiku ini). Ya Alloh aku
ridho akan keputusanMu dan bersyukur atas kasih sayangMu. Aku, Engkau ciptakan
dari “tiada menjadi ada” (seperti yang sedang kurasakan keberadaanku saat ini) pun merupakan
kesyukuran tersendri bagiku. Lebih - lebih aku setelah itu Engkau beri “ilmu”
sehingga menjadi tahu siapa jati dirikundan siapa jati diriMu. Ya Alloh,
terlebih terlebih setelah aku Engkau beri kesempatan bersujud dan bertasbih padaMu
setiap saat serta Engkau beri kenikmatan atas ibadahku padaMu, sungguh ini
merupakan karunia yang tak pernah mampu aku menyuguhkan rasa syukurku padaMu dengan
sebenar rasa syukur sesuai kehendakMu.
Ya
Alloh pemberianMu kepadaku ini benar -
benar telah lebih dari yang aku harapkan dan aku tak mampu menghitung segala
nikmatMu atasku. Ya Alloh terimalah keterbatasan rasa syukurku padaMu ini. Ya
Alloh bagaimana aku akan cemburu atas kehendakMu saat Engkau merencanakan “sesuatu selainku” akan Engkau cipta sebagai
air, batu, tumbuhan, hewan, dan sebagainya, sedangkan aku Engkau cipta sebagai
sebutir debu ini saja tak mampu menghitung karuniaMu atasku serta kewalahan
cara menikmati dan mensyukurinya?
Ya Alloh maafkan
segala kesalahan hambaMu ini padaMu
dan terimalah segala tasbih,
sujud, dan sembahku padaMu….
Ya Alloh aku hanya ingin
Engkau meridhoiku
dan aku ingin Engkau sendiri
saja yang menindih wujudku dengan keperkasaanMu….
Ya Alloh aku sangat senang
jika Engkau menjadi berbangga diri
saat keinginanMu menciptakaku
yang amat lemah ini……
Ya Alloh aku bangga Engkau
sebagai
Tuhanku…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar